CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 28 April 2013

Kerusakan Lingkungan Hidup


Dewasa ini, sering sekali kita melihat melalui media baik elektronik maupun non-elektronik bahkan melihat secara langsung kerusakan lingkungan yang telah terjadi bukan hanya di lingkungan sekitar kita tetapi hampir di seluruh bagian di dunia. Sebelum membahas mengenai kerusakan lingkungan, kita akan mencari tahu apakah pengertian dari lingkungan hidup itu sendiri.

Pengertian dari lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan kompleks serta saling mempengaruhi antara satu komponen dengan komponen lainnya. 

            Pada suatu lingkungan terdapat dua komponen penting pembentukannya sehingga menciptakan suatu ekosistem yakni komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik pada lingkungan hidup mencakup seluruh makluk hidup di dalamnya sedangkan komponen abiotik adalah benda-benda mati yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di sebuah lingkungan.
Tetapi ada beberapa hal yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan hidup tersebut yang mengakibatkan adanya kerusakan lingkungan hidup. Hal tersebut dapat terjadi karena dua faktor, baik faktor alami ataupun karena tangan-tangan jahil manusia.
Faktor alami yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan hidup bisa berupa banjir, tanah longsor, tsunami, angin puting beliung, angin topan, gunung meletus, ataupun gempa bumi. Selain berbahaya bagi keselamatan manusia maupun mahkluk lainnya, bencana ini akan membuat rusaknya lingkungan. Sedangkan faktor buatan dapat berupa ulah manusia yang melakukan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan tanpa memikirkan kerusakan lingkungan hidup akibat hal tersebut.
Namun ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup, antara lain:
a. Penanaman kembali hutan yang gundul

b. Pencegahan terhadap buang sampah dan limbah di sembarang tempat
c. Pemberian sanksi ketat terhadap pelaku pencemar lingkungan
d. Menghentikan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan
e. Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian tanah, air, udara dan lingkungan.

Pentingnya kelestarian lingkungan hidup kadang terlupakan oleh manusia, dan hal ini bisa mengakibatkan kerusakan pada lingkungan tersebut. Karenanya penting untuk menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup itu sendiri. 
 
Read More..

Minggu, 31 Maret 2013

Menikmati HBKB di Jakarta

     HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) atau yang sering disebut Car Free day memang sudah banyak dilakukan oleh pemerintah salah satunya dilakukan di Jakarta. Sebenarnya pemerintah Kota Bekasi juga sudah melakukan hal ini dan keluargaku juga seudah pernah mengikuti acara tersebut. Namun di hari terakhir weekend ini yang juga merupakan minggu terakhir di bulan Maret, bapak mengajak kami msekeluarga untuk memulai minggu pagi dengan berolahraga di kawasan HBKB yang ada di kawasan monas hingga bundaran HI. Rencana awal adalah berangkat dari rumah sekitar jam 06.00 tetapi kami baru memulai perjalanan setengah jam berikutnya yaitu jam 06.30.
     Jalanan di Jakarta cukup lengang seperti yang sering ada di berita yang namanya libur ya seperti sekarang ini banyak warga Jakarta yang menghabiskannya dengan berlibur ke luar kota. Akhirnya setelah kurang lebih satu jam perjalanan, kami akhirnya sampai di Monas. Keadaan di Monas saat kami mencari tempat parkir sudah cukup ramai, tapi Alhamdulillah karena kami masih mendapat tempat parkir disana.
    Begitu sampai bapak mengeluarkan sepeda yang kami bawa, lalu kami bersiap-siap untuk bersama-sama warga lain menikmati minggu pagi di Jakarta. Foto kedua adikku bersama sepeda masing-masing.

Zidan dan Nurul

     Dari kawasan monas kami berjalan menuju arah Bundaran HI yang sudah ramai oleh orang-orang bersepeda maupun berjalan kaki, tak jarang juga terlihat warga dari negara lain disana. Disana aku, bapak dan ibu berjalan kaki sedangkan adikku Nisa membonceng Nurul dan bersama Zidan mereka menyusuri jalan dengan bersepeda. 
Saat menyeberang ke kawasan HBKB


Berjalan dan Bersepeda

Kiri ke kanan : Nisa, Nurul, Zidan, bapak dan ibu

      Dari kawasan ini aku bisa melihat gedung-gedung pencakar langit yang ada di  ibukota negara ini, mulai dari gedung pemerintahan, gedung milik swasta dan juga gedung-gedung yang sering ada di televisi. Tak terasa kurang lebih setelah setengah jam berjalan sampailah kami di bundaran HI dengan patung selamat datang di tengah air mancurnya.
Saat menunggu di lampu merah

Patung selamat datang

Foto bersama

Bapak dan ibu

     Setelah sampai di bundaran HI kami memakan beberapa jajanan kue yang kami beli di sekitar jalan yang tadi kami lewati. Setelah itu kami berbalik lagi ke arah monas untuk melanjutkan acara minggu pagi kali ini.
Begitu sampai di sana terlihat monas yang ramai dengan orang-orang yang sedang menikmati liburan. Mulai dari berjalan-jalan, menaiki delman, sampai mengantri panjang untuk bisa menikmati pemandangan kota Jakarta dari monas.
     Di sana kami menggelar koran sebagai alas untuk menikmati sarapan dengan bekal yang sudah disiapkan dari rumah. Setelah dirasa cukup untuk beristirahat disana setelah cukup jauh berjalan tadi kami memutuskan untuk bersiap pulang.
Pemandangan monas dari area parkir

     Kami keluar dari area monas sekitar jam 11.00, rute yang kami lalui untuk pulang melewati jalan yang tadi kami lalui dengan berjalan kaki karena pada jam itu acara car free day telah selesai, jadi jalanpun dibuka kembali untuk dilalui pengguna kendaraan bermotor. 
     Saat melewati jalan tol sudah terlihat kepadatan arus menuju ke arah Jakarta yang menandakan bahwa warga Jakarta sudah mulai kembali pulang untuk memulai aktivitas seperti biasa di hari senin nanti. Begitu sampai di rumah kami langsung melaksanakan sholat zuhur dan menghabiskan sisa waktu hari ini di rumah ditemani hujan yang turun sore ini.


Read More..

Sabtu, 30 Maret 2013

Hati-hati Bergurau dan Tertawa

    Orang bijak berkata,"Sesungguhnya gurauan itu adalah cacian, hanya saja orang melakukannya sambil tertawa."

    Seorang penyair berdendang,
    "Jauhilah bergurau
      Karena bergurau itu sangat berbahaya
      Banyak dua orang kawan
      Setelah bergurau menjadi musuh."
   Khalid bin Shafwan berpendapat tentang gurauan,
"Salah seorang diantara kalian telah memukul kawannya sendiri sekuat dia memukul sebongkah batu besar, mencincangnya melebihi dia mencincang daging dan membakarnya melebihi dia membakar panci di atas bara api, lalu dia hanya berkata dengan enteng: saya hanya bergurau denganmu."

    Bergurau hanya diperbolehkan pada dua perkara, selain itu gurauan akan berdampak buruk, kedua perkara itu adalah:
1. Untuk mempererat persaudaraan
        Said bin Ash berkata kepada anaknya,"Wahai anakku, sederhanalah kamu dalam bergurau karena keterlaluan dalam bergurau akan menghilangkan kewibawaan sekaligus kamu telah melakukan perbuatan orang-orang bodoh, mengurangi gurauan akan membuka bagimu sebuah persahabatan yang menyenangkan."
2. Untuk menghilangkan kejenuhan
        Rasulullah SAW juga bergurau, dikisahkan bahwa pada suatu hari ada perempuan tua dari kalangan Anshar datang menghadap kepada Nabi saw dan berkata, "Wahai Rasulullah, do'akanlah saya supaya masuk syurga."
        Rasulullah saw menjawab sambil tersenyum,"Wahai Nenek, orang tua sepertimu tidak mungkin masuk syurga." Mendengar jawaban rasulullah saw perempuan tua itu langsung menangis sedih, tetapi rasulullah langsung menghiburnya. "Wahai Nenek, apakah kamu belum pernah membaca firman Allah,
        "Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung. Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya." (QS. Al Waqi'ah:35-37).

    Orang bijak berkata,
    "Apabila kamu telah bergurau dengan lawanmu maka kamu telah menampakkan aibmu sendiri kepadanya."
    Begitu juga dengan tertawa, akan membuat hati lalai dan tidak mempunyai kepekaan.
    Rasulullah SAW bersabda, "Jauhilah banyak tertawa karena akan mematikan hati dan menghilangkan cahaya wajah."

    Orang yang berakal akan menjauhi tertawa dia cukup tersenyum saja untuk mengekspresikan kegembiraannya. Umar bin Khattab berkata,
     "Senyum itu sudah termasuk gurauan dan ini sudah cukup daripada harus tertawa, kamu bisa menunjukkan rasa senang dengan senyum. Tidak banyak orang yang mampu menahan tertawa dikarenakan hatinya telah lalai."

Read More..

Berlaku Jujur dan Menjauhi Dusta

     Disebutkan dalam kitab Al-Mantsurul Hikam,
     "Dusta itu diibaratkan sebagai seorang pencuri. Kalau pencuri, ia mencuri hartamu, tetapi kalau dusta ia mencuri akalmu."

    Orang bijak berkata,"Bisu itu jauh lebih baik bagiku daripada saya harus berdusta. Hendaknya kamu selalu berlaku jujur karena kejujuran itu adalah awal segala kebahagiaan."

    Dusta adalah kumpulan segala kejahatan, pangkal segala cela karena akibat buruk yang ditimbulkannya. Dusta akan menimbulkan fitnah, fitnah akan menimbulkan kebencian, kebencian akan menimbulkan permusuhan dan permusuhan akan membuat seseorang tidak tenang dalam hidupnya.

   Kenapa kita diharuskan untuk selalu berlaku jujur?
a. Sesuai dengan akal dan fitrah manusia
        Akal yang sehat dan jernih akan selalu menolak setiap bentuk kedustaan karena dusta sama sekali tidak membawa manfaat apapun.
b. Diwajibkan oleh syari'at
        Dalam Al-Qur'an dan sunnah Rasul telah ditetapkan bahwa dusta adalah seburuk-buruknya perilaku yang akan menjerumuskan kepada kehinaan baik di dunia maupun di akhirat.
c. Pribadi yang terpuji
        Pribadi mulia akan selalu menghindarkan dirinya dari segala macam kedustaan karena dia sadar sekali berdusta, maka selamanya dia tidak akan dipercaya. Pribadi mulia sadar membangun kepercayaan itu sangat sulit tetapi jauh lebih sulit menjaga kepercayaan dari orang lain.
d. Terbiasa berlaku jujur
        Pribadi yang sudah terbiasa berkata jujur akan selamanya berkata jujur karena dia sadar bahwa dusta hanya akan membuat seseorang menjadi hina.

    Kenapa seseorang terbiasa berkata dusta?
a. Untuk mencari keuntungan
        Banyak yang berpendapat bahwa dengan berdusta dia akan selamat dan beruntung, padahal pendapat mereka salah besar!. Sesuatu yang buruk tidak akan bisa berubah menjadi baik. Tidak ada seorangpun yang menanam duri bisa menuai buah anggur.
        Rasulullah SAW bersabda,
        "Selalulah kalian berkata jujur walaupun menurut kalian akan membuat binasa, karena sesungguhnya kejujuran itu menyelamatkan kalian, dan jauhilah dusta walaupun itu menurut kalian bisa membuat keselamatan, sesungguhnya dusta itu akan membuat kalian binasa."

        Al-Jahidz berkata,"Jujur dan menepati janji adalah dua ketenangan. Sabar dan belas kasih adalah dua ketenangan. Dengan keduanya itu agama seseorang akan sempurna dan dunia akan tenteram. Kebalikan dari keduanya akan menimbulkan segala perpecahan yang akan menjadi sumber segala petaka dan kehancuran."
b. Supaya pembicaraannya menarik orang lain
        Al-Jahidz berkata, "Tidak akan berdusta seseorang kecuali karena dia merasa rendah diri."
c. Untuk mengajak orang lain berpihak kepadanya
        Ini adalah perilaku dusta yang paling buruk, demi untuk mempengaruhi orang lain supaya mereka bersimpati dan berpihak kepadanya, dia melakukan dusta dengan menyebarkan kabar dusta untuk menyudutkan lawannya. Dia beranggapan kabar dusta yang dia hembuskan adalah racun mematikan bagi lawannya. Dengan kedustaannya dia akan berusaha untuk mempengaruhi opini publik.
d. Sudah terbiasa berdusta
        Pribadi yang sudah terbiasa dalam berdusta akan sangat sulit untuk melepaskan kebiasaan buruk ini. Dalam kitab Al-Mansturul Hikam disebutkan, "Barangsiapa yang sudah terbiasa dengan manisnya air susu kedustaan, maka dia akan merasa pahit di saat harus disapih."

    Sedangkan dusta yang dibolehkan oleh syari'at adalah dusta yang bisa menimbulkan senyum untuk mempererat persahabatan dan yang tidak menimbulkan permusuhan.
Read More..

Study Lapangan kelas XI IPA

      Rabu (27/3) seperti yang udah ditulis di surat pemberitahuan sebelumnya hari itu kelas XI dan XII baik IPA maupun  IPS akan mengadakan study lapangan. Untuk kelas IPA kami akan pergi ke PP IPTEK di TMII dan PT. Sinde Budi Sentosa di Bekasi. Sedangkan untuk kelas IPS akan pergi ke Sekretariat ASEAN di Jakarta dan Museum Bank Indonesia.
      Kami sudah berkumpul di sekolah untuk bersiap-siap berangkat di sana sudah da 2 bis. Dan salah satu bisnya untuk diisi oleh kelas XI IPA 1 dan 2. Sekitar jam 07.30 kami mulai berangkat menuju PP IPTEK. Dimulai dengan membaca do'a. Di bis ini ada 3 guru pembimbing yaitu Bu Is, Bu Tami dan Bu Dian. Sayangnya kapasitas tempat duduk di bis ini tidak cukup jadi ada beberapa orang yang harus berdiri sepanjang perjalanan. Kondisi bis tidak cukup baik karena AC nya ada yang tidak berfungsi ada juga yang bocor. Tapi ini belum seberapa bila dibandingkan dengan kondisinya saat perjalanan ke PT. Sinde.
      Oke, setelah kurang lebih satu jam perjalanan kami sampai di PP IPTEK. Begitu sampai kami tak lupa membawa kertas tugas yang harus diisi mengenai PP IPTEK. Sebelumnya kami sempat berfoto di luar gedung.
                                                                   Kelas XI IPA 1

      Setelah itu kami mulai menelusuri PP IPTEK kami diberi waktu 2 jam sampai jam 11 untuk berjalan-jalan di dalam gedung dan mengisi kertas tugasnya sewbelum akhirnya kembali ke bis dan melanjutkan perjalanan ke tujuan selanjutnya. 
      Beberapa alat peraga :

Cincin Bermusuhan


                                                                   Gelombang Transversal
                                               
      Dan Foto bersama teman:
          
                                        Atas ke Bawah : Novi, Widya, Nia, Tiana, Salsa, Mia


Atas ke bawah : Desi, Widya, Nia, Tiana, Salsa, Mia

      Berlanjut ke tujuan selanjutnya yaitu ke PT. Sinde Budi Sentosa. Saat perjalanan menuju ke sana sedang hujan yang cukup lebat dan dengan kondisi bis yang tidak baik terjadilah kebocoran di lubang AC yang mengakibatkan bagiam tempat duduk di dekat kaca menjadi basah akibat air dari lubang AC. Alhasil banyak  anak-anak yang tempat duduknya basah harus berdiri. 
      Begitu sampai di PT kami saling bergantian untuk sholat Zuhur setelah itu barulah acara presentasi dimulai. Setelah itu kami melihat proses pembuatan produk secara langsung dan diberitahu tentang bagaimana produk itu dibuat melalui alat-alat produksi yang ada disana. 

                                                               Suasana Presentasi

Foto bersama 

      Sebelum pulang kami masing-masing diberi bingkisan berupa produk dari PT.Sinde dan selanjutnya melakukan perjalanan pulang.

      
Read More..

XI IPA 1

      Naik ke kelas sebelas  pastinya ada yang namanya penjurusan, begitu juga di sekolahku. Ada 2 jurusan yang bisa dipilih yaitu IPA dan IPS, tentunya sesuai dengan keahlian, minat serta jurusan yang kelak akan diambil di perguruan tinggi. Di sekolah seperti yang sebelumnya akan dibuat 2 kelas IPA dan 1 kelas IPS. Setelah dilakukan tes psikotes dan tes tulis maka terbagilah 96 siswa/i dari satu angkatanku ke dalam 3 kelas itu. Dan ternyata aku terdaftar di kelas XI IPA 1 (Khalid bin Walid).
      Pastinya di kelas baruku ini ada beberapa temanku dari kelas XC yang sekelas lagi denganku jumlahnya ada 10 orang(termasuk aku). Dan 22 orang lainnya berasal dari kelas XA dan XB. Di kelas ini nomor absenku naik satu yang awalnya di XC no. 7 sekarang menjadi no.6. COSiNuS ( Class Of Science Number Satu) adalah nama lain dari kelas ini.
      Nah yang namanya kelas pasti ada ketua kelasnya, untuk kelasku ini ketua kelas kami adalah Achmad Galih atau yang biasa dipanggil Cidut. Menurutku dia orang yang cukup bertanggung jawab atas kelas kami.
Untuk mengingat tugas-tugas sekolah tidak perlu khawatir karena ada Nabillah (Peya) yang hampir setiap hari memberi tahu tugas lewat sms maupun media social lainnya kepada kami semua, ya seperti yang ia lakukan saat di XC dulu.
      Menurutku anak laki-laki di kelas ini mempunyai kelebihan yang berhubungan dengan seni. Contohnya, Ihsan yang mempunyai suara yang sangat bagus, Alfatthan(Rake), Gilang dan Azmi yang bisa memainkan gitar, dan grup Shuffle oleh Fajar Giri, Rea, Dika dan Gilang.
      Ada juga Berliana yang bisa dibilang kamus berjalan karena kalau kita bertanya tentang vocab di bahasa Inggris kita akan tahu jawabannya dari dia. Di kelas ini juga ada Lutvina(Ipeh) yang sekarang menjadi Ketua OSIS. Dan teman-temanku yang lain yang pastinya memiliki kelebihan di bidangnya masing-masing.
      Di kelas ini ada banyak hal yang udah dilalui bersama seperti nonton film horror bareng di kelas, ngerayain ulang tahun al muslim dengan makan bareng sampai dapet tugas nyuci ransum. Apalagi ya.. yang pasti aku ngerasa seneng udh jadi bagian dari kelas ini dan terimakasih buat teman-teman semua yang bisa saling menghargai kelebihan maupun kekurangan di diri kita masing-masing. Tetep kompak ya!!
Foto bersama anggota kelas XI IPA 1 di Sinde:

   
Daftar absen XI IPA 1:
1. Achmad Galih U.A
2. Ahmad Mujahid A
3. Alfatthan Ramatriza
4. Atika Sari
5. Berliana Budi P
6. Desi Nugraheni
7. Dewi Nanseti
8. Dina Purnamasari
9. Dita Annisa
10. Dzikri Insan K
11. Egi Aristiadi S
12. Fajar Giri P
13. Gilang Bayu L
14. Hanan Luthfi
15. Ihsan Maulana
16. Imroatul Chusniah
17. Indah Dewi L
18. Ismayanti Ridha
19. Isvantari
20. Lutvina Larasati
21. Mahardika P U
22. M. Azmi A
23. M. Teguh
24. Nabillah P A
25. Nurin Shabrina
26. Ready Rizky
27. Reysmia Rizky
28. Reyza Pratama
29. Salsabilla Intan G S
30. Sarah Aulia R
31. Tiana Handayani
32. Widya Naufalinda
(* Maaf kalau ada penulisan nama yang salah


Read More..

Jumat, 29 Maret 2013

XC

      XC atau kelas Al-Ghiffari adalah kelas ku dulu. Kelas yang memiliki nama lain eXecutive Class  ini memiliki 32 orang anggota kelas. Kelas ini adalah kelas pertamaku di Al Muslim disini untuk pertama kalinya kau beradaptasi dengan orang-orang baru dan dengan sifat-sifat yang berbeda.
     Kelas ini diketuai oleh Aufa sebagai Ketua Kelasnya. Dia yang juga satu PA dengan ku memiliki watak yang tegas yang cocok untuk menjadi seorang pemimpin di kelas, tapi kadang juga menyebalkan sih.
     Orang yang aku anggap penting untuk kelas ini adalah Nabillah PA atau yang biasa dipanggil Peya. Kenapa penting? karena dia yang hampir setiap hari selalu mengingatkan tugas-tugas kelas kepada semua anggota kelas ini. Terimakasih pey :).
     Semua anggota dari kelas ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang gak bisa aku ceritain satu persatu. Nah sekarang cerita tentang kompak gak kompaknya kelas ini.
    Kalau bisa dibilang kelas ini lumayan kompak, bisa diketahui dari gak pernahnya kebagian nyuci ransum akibat keterlambatan di hari sabtu. Terus kekompakan anak perempuan sama laki-lakinya untuk praktek bareng. Ceritanya waktu ujian praktek leadership semester 2 kelas kami dibagi dalam 2 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 16 orang. Nah guru leadership kami, Bu Mugi meminta kami untuk menari saman dalam ujian praktek dalam pelajarannya. Artinya yang laki-laki juga harus mau ikutan nari saman untuk dapet nilai ujiannya.
     Nah pas saatnya tampil kami tampil di ruang 7 (ruang ekonomi) dan hasilnya lumayan lah, walaupun  agak kaku anak laki-laki dikelas kami bisa menari saman.
                                                                           Kelompok 1


                                                                       Kelompok 2

      Cerita selanjutnya dari XC adalah kita mengadakan acara jalan-jalan sekelas ke Ciwidey. Dengan panitia dari anak kelas XC sendiri, acara jalan-jalannya berkesan banget dengan adanya games-games di villa-nya Shita terus ngadain acara bakar jagung bikin acaranya jadi seru. Selain itu juga kita jalan-jalan bareng ke Kawah Putih.






Daftar absen XC 2011-2012
1.  A'adilah Safitri M                                                        
2.  Afifa Rachmawati                                                        
3.  Agung Setyo P                                                            
4.  Ahmad Mujahid A                                                 
5.  Alfath Zulfa F                                                              
6.  Avoesta Fajar H                                                          
7.  Desi Nugraheni                                                     
8.  Dina Purnamasari                                                   
9.  Dita Annisa L                                                           
10. Egi Aristiadi S                                                          
11. Febriandita R                                                            
12. Habib Alamsyah                                                        
13. Hamzah Asykari                                                      
14. Hanan Luthfi                                                            
15. Ihza Wildanun                                                            
16. Imroatul Chusniah  
17. Lutvina Larasati
18. M. Aufarrizy
19. M. Fhachrul
20. Nabillah Prabawati A
21. Nurtrian Ramadhan
22. Ocha Fitria
23. Rani Kurnia H
24. Reyza Pratama
25. Sabila Zhafarina
26. Salma Venska
27. Sarah Nasiha
28. Shita Oktaviani
29. Siti Dani Rahmah
30. Widya Naufalinda
31. Wita Farizka R
32. Zahra Maulidziah      
     *Note : Buat yang namanya pake huruf tebal berarti satu kelas di kelas sebelas                                       
                                       
Read More..

Al Muslim SHS

      Di postingan kali ini aku ingin menceritakan tentang sekolahku saat ini. Aku sekarang terdaftar sebagai salah satu siswi kelas sebelas IPA di SMA ini. Sekolahku termasuk salah satu sekolah dari Yayasan Al Muslim. Sebenarnya di kawasan yayasan ini didirikan TK, SD, SMP, SMA, SMK serta AMIK. Dan yang pasti teman-temanku banyak yang sudah bersekolah di sini sejak dari SD,SMP, bahkan TK.
      Di sini waktu belajar dimulai dengan bel jam 7.15 (kurang lebih). Tapi bel terlambat dimulai jam 7.00 tepat. Kegiatan pertama yang dilakukan saat di sekolah adalah tadarus Qur'an di aula lantai dua yang biasanya dimulai jam 6.45 s/d jam 7.00. Kemudian dilanjutkan dengan sholat Dhuha.
      Setelah bel masuk berbunyi dimulailah pelajaran sampai nantinya bel istirahat jam 09.50 s/d jam 10.10. Selama mengikuti KBM semua kelas mulai dari kelas X s/d kelas XII tidak memiliki ruang kelas, ya tidak seperti sekolah pada umumnya. Kami harus moving dari satu ruangan ke ruangan lain sesuai jadwal kelas. Misal kalau ada pelajaran kimia biasanya kami akan belajar di ruang 4 setelah itu kalau pelajarannya adalah Matematika maka kami harus pindah ke ruang 6. Berlanjut lagi ke KBM sampai jam 12.10, setelah itu ada istirahat ISHOMA (Istirahat, Sholat, dan Makan) sampai jam 13.10. Untuk istirahat ini kadang dilakukan bersama-sama dengan seluruh siswa/i dari kelas X s/d XII di aula, artinya kami akan melaksanakan sholat zuhur berjama'ah di aula yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kultum. Tetapi seminggu kemudian dilakukan bersama PA masing-masing di ruangan PA-nya.
     Nah, apa itu PA? PA adalah singkatan dari Pembimbing Akademik yang bisa dibilang wali kelas. Tapi ini beda, karena kalau biasanya wali kelas memegang satu kelas maka PA memegang beberapa anak dari tiap-tiap kelas. Yang berarti di dalam satu PA akan ada minimal satu orang dari tiap kelas yang berbeda. Alhasil kalau dalam pengambilan rapor setiap anak dalam satu kelas yang sama akan mengambilnya di guru yang berbeda. Aku sendiri menjadi bagian dari PA 8 yang memiliki ruangan di ruang 4 (ruang kimia) dengan PA ku yang bernama Bu Puji Utami, tetapi kami memanggilnya Bu Tami yang juga guru kimia ku.
      Ngomongin soal sekolah yang sampai sore, pastinya kami makan siang disekolah. Ya, kami makan menggunakan ransum dengan warna berbeda untuk setiap PA. Misalnya untuk ransum PA ku yang berwarna pink. Setiap hari setelah bel pulang berbunyi anak-anak yang piket ransum langsung mencuci ransumnya di tempat cuci di dekat kamar mandi. Seperti aku yang mendapat giliran piket setiap hari rabu, biasanya ransum yang kucuci antara 4-5 ransum. Tapi banyak juga yang menggunakan jasa ransum dengan harga 1000/ransum.
      Selain itu setiap sore saat melaksanakan sholat ashar di aula akan ada yang membacakan hadist. Dilanjutkan dengan do'a yang dipimpin oleh anggota OSIS bagian ROHIS untuk guru-guru, orangtua maupun untuk kami sendiri. Kemudian ditutup dengan pembacaan surat Al 'Ashr dan do'a penutup Majelis bersama-sama. Nah itulah kegiatan yang aku lakukan selama sekolah di Al Muslim.
   
   
Read More..

Riwayat Pendidikanku

Berikut ini adalah daftar sekolah-sekolahku :

1. TK Assalam
       Dimulai dari TK(Taman Kanak-kanak), sekolah ku yang pertama bernama TK Assalam yang namanya TK ya cuma main-main aja disana, mungkin karena itu sampai-sampai kata ibuku kalo disuruh maju kedepan untuk nulis aku cuma bisa nulis angka 2, gak tau kenapa tapi mungkin karena aku gak bisa apa-apa selain nulis angka itu.

2. TK Dwi Ananda
    Kenapa sekolah ku yang kedua masih TK? karena yang aku bilang di awal tadi aku belum bisa nerima pelajaran, akhirnya ibu memutuskan untuk memasukkan aku ke TK lagi, jadi aku Tk selama 2 tahun. Kalo dibilang sih aku yang lahir di Desember 1995 harusnya udah kelas 3 SMA sekarang, tapi karena aku Tk-nya dua tahun jadinya aku masih kelas 2 SMA deh. Tapi gak apalah yang pasti ada perubahan buat aku dengan masuk TK lagi, aku lebih bisa nerima pelajaran-pelajaran dengan baik. Coba deh bayangin kalo aku yang cuma bisa nulis angka 2 langsung didaftarin ke SD, yang pasti ceritaku gak akan sama seperti sekarang.

3. SDN Tridayasakti 01
    Setelah lulus dari TK saatnya aku masuk ke SD. Yang pasti ibuku yang milih sekolah ini karena bisa dibilang sekolah ini lumayan deket lah dari rumah jadi aku bisa ke sekolah dengan naik sepeda. Masa-masa SD gak akan deh terlupakan karena di SD anak perempuan sama anak laki-laki masih bisa main bareng dan seru-seruan bareng. Tapi tau sendiri deh yang namanya SPP gak bayar kualitasnya patut dipertanyakan, ya di sekolahku ini gak ada yang namanya perpustakaan maupun UKS yang ada cuma kantin. Ya aku berharap aja sih semoga sekarang ini fasilitasnya lebih bisa ditingkatkan.

4. SMPN 3 Tambun Selatan
    Biasanya anak-anak dari SD yang mau masuk SMP bakal milih SMPN favorit yang ada di daerahnya. Begitu juga dengan teman-temanku di SD, setelah lulus mereka pasti ingin masuk ke SMP negeri favorit, bisa dibilang aku juga begitu. Awalnya aku tertarik ingin nyoba tes di SMPN 1 Tamsel, tapi karena ibuku yang juga seorang guru SMP menyuruh aku masuk ke SMPN 3, SMP tempat ibuku mengajar. Awalnya sih gak mau, tapi berhubung disana banyak temen dari SD juga jadinya ikutan daftar disana. Alhamdulillah aku lulus dari tes masuk di SMP nilainya juga bagus, mungkin masuk 10 besar.
    Selama sekolah di SMP ya mungkin sama aja sih sama sekolah yang lain. Kadang ada sedikit pikiran penyesalan kenapa aku jadi siswi disini padahal kan aku bisa aja keterima di SMPN 1 kalo aku ikut tes disana. Tapi yang namanya pilihan pasti ada konsekuensinya, dan hal yang menjadi konsekuensi atas pilihan aku masuk SMPN 3 adalah, aku ikut jadi tim aubade pelajar untuk memperingati HUT RI ke-65 tahun 2010 di Istana Negara. Ya, sekolahku terpilih untuk mengirim beberapa siswa/i nya untuk menjadi tim aubade pelajar di perayaan kemerdekaan negara. Rasanya tuh seneng banget, karena aku bisa langsung ngeliat prosesi upacara kenegaraan yang biasanya dirayakan setiap tahun, yang biasanya aku tonton di TV setiap tanggal 17 Agustus, dan sekarang aku bisa jadi salah satu orang yang ikut nyanyi untuk ngerayainnya.
    Bangga deh bisa ngeliat langsung presiden sama orang -orang penting di negara ini walaupun samar-samar, setidaknya itu saat-saat yang indah buat aku saat SMP dulu.

                                             kiri ke kanan : Tanti, Kultum, aku, dan Tania

5. SMA IC Al Muslim
    Setelah lulus dari SMP pendidikanku aku lanjutkan dengan menempuh SMA. Awalnya aku ingin daftar ke SMAN 2 Tamsel, ya karena lumayan deket dari rumah dan banyak teman-teman ku baik dari SD maupun SMP yang daftar disana.
    Tapi ternyata kemauan ibuku berbeda sama aku, beberapa bulan sebelum lulus dari SMP ibu mengajak aku ke Al Muslim setiap pulang sekolah, dan aku tau maksud ibu kenapa aku harus ikut. Ya, karena ibu mau aku untuk masuk ke SMA Al Muslim. Karena gak mau ngecewain ibu kau mau aja disuruh daftar untuk ikut tes masuk disana, saat aku daftar aku dapat nomor 100 yang artinya ku adalah orang yang keseratus yang mendaftar disana. Saat tes itu pun tiba, seperti yang aku khawatirkan aku gak punya teman disana, ada sih satu anak laki-laki dari  SMP yang sama kaya aku, tapi aku gak kenal sama dia dan selain dia gak ada satupun orang yang aku kenal maupun orang yang kenal sama aku. Sedih banget rasanya hari itu.
   Nah setelah ada pengumuman tentang siapa aja yang keterima masuk disana,aku dateng untuk ngeliat pengumuman itu dan Alhamdulillah aku keterima. Dan yang selanjutnya adalah melakukan pembayaran uang pangkal dan berbagai biaya lain ke bank untuk memastikan apakah aku benar-benar ingin menjadi siswi di sana. Waktu ibu nanya ke aku sih aku bilang mau-mau aja, padahal itu juga masih setengah-setengah antara mau dan enggak. Akhirnya ibu membayarkan semua biaya pendidikan yang menandakan bahwa aku akan bersekolah disana.
   Mungkin karena kekhawatiran yang berlebihan, ada beberapa waktu aku gak bisa tidur karena pilihanku untuk sekolah disana. Aku takut gak bisa beradaptasi sama anak-anak yang akan jadi temanku nanti serta berbagai kemungkinan buruk yang bisa terjadi. Tau akan hal itu ibu bertanya lagi ke aku apa aku benar-benar mau sekolah disana, tapi aku cuma bisa nangis yang menandakan kekhawatiranku tadi. Ibu ngerti itu, dan ibu menyuruhku untuk sholat istikharah untuk memastikan apakah aku akan tetep sekolah di sana atau milih sekolah negeri lain. Setelah sholat aku ngerasa pilihan untuk bersekolah di Al Muslim adalah pilihan terbaik. Dan sekarang aku merasa ada perubahan yang berarti di diri aku selama sekolah disana. Aku berharap bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya dan semoga nantinya setelah lulus dari SMA bisa dilanjutkan ke PTN yang terbaik, Amin.


                                          Kiri ke kanan : Ira, Rani, Widya dan Sabila


                                            Kiri ke kanan : Nia, Dita, Widya, aku dan Rani

                                            Kiri ke kanan : Dita, aku, Salma, Nia dan Sarah

   
Read More..